Ia mengajak masyarakat untuk menenangkan keadaan bersama-sama. Sebab, kondisi demikian membuat aspirasi masyarakat sudah didengar.
Gus Yahya juga mengajak masyarakat untuk selanjutnya mencari mekanisme yang lebih tenang dan konstruktif untuk mencapai kebijakan-kebijakan yang diperlukan dan memenuhi aspirasi-aspirasi tersebut.
Baca Juga:
PBNU: Tak Masuk Akal TNI Aktif Bisa Dinas di Kejaksaan Agung dan MA
"Saya kira sekarang sudah tidak mungkin bahwa aspirasi ini kurang didengar oleh siapapun yang berwenang, semua sudah mendengar," ujarnya.
"Tentang bagaimana kebijakan nanti, mari kita bangun mekanisme yang lebih tenang, mekanisme yang lebih substansial untuk mencari jalan keluar bagi pemenuhan aspirasi-aspirasi tersebut," kata dia.
Ia juga menekankan tidak perlu memperturutkan emosi, tidak perlu meluapkan kemarahan dan kesedihan secara berlebihan. Namun, segalanya harus diupayakan dengan cara yang lebih konstruktif demi kepentingan bersama.
Baca Juga:
Kakanwil Kemenag Sulbar Beri Sambutan di Konferwil IV NU di Ponpes Kanang
"Mari kita berpikir tentang kepentingan bersama dari sebuah bangsa di tengah keadaan ini untuk menghadap tantangan yang besar dan kita harus survive bersama, bertahan bersama demi kepentingan kita bersama," katanya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.