“Dengan demikian MPP tidak hanya hadir sebagai tempat, tapi juga sebagai sistem layanan yang terintegrasi. Sehingga diperlukan pula penguatan MPP digital sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem pelayanan publik modern,” jelasnya.
Otok juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MPP sangat bergantung pada sejumlah faktor penting, di antaranya komitmen pimpinan daerah, sinergi antarinstansi, serta kesiapan kelembagaan dan sumber daya manusia.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Relokasi Warga Bantaran Rel, Targetkan 800 Unit Hunian Baru
Selain itu, inovasi berkelanjutan juga diperlukan agar pelayanan publik dapat terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat yang dinamis.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widya Utama turut menyampaikan komitmennya dalam mendukung proses digitalisasi layanan di daerahnya.
Ia mengungkapkan bahwa seluruh aplikasi yang digunakan oleh instansi pemerintah Kabupaten Gianyar dikembangkan secara mandiri.
Baca Juga:
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tetap
“Kami mengembangkan aplikasi secara mandiri agar tidak bergantung pada pihak lain, terutama dalam hal integrasi data. Hal ini kami lakukan agar pelayanan publik dapat diberikan secara optimal, dengan terus memperhatikan dan menindaklanjuti aduan masyarakat di Gianyar,” pungkasnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan pelayanan publik di Indonesia dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat luas.
Selain itu, layanan juga diharapkan menjadi lebih cepat, transparan, serta mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.