WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama berbagai instansi terkait terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan keamanan pelintasan kapal-kapal berbendera Indonesia yang berada di kawasan Teluk Persia.
Upaya ini difokuskan agar proses pelayaran dapat melintasi Selat Hormuz secara aman, lancar, dan tanpa hambatan, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute pelayaran strategis dunia yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Baca Juga:
Atlet Peraih Medali ASEAN Para Games 2025 Terima Bonus, Emas Individu Dihargai Rp1 Miliar
Langkah koordinasi ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Luar Negeri, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Selain menjamin keselamatan pelayaran, pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas dan ketahanan pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik kawasan.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan proses pelintasan kapal berjalan sesuai rencana.
Baca Juga:
Bahlil Desak INPEX Percepat Proyek Abadi Masela, Target FEED Dimulai 2026
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi potensi risiko di jalur pelayaran internasional tersebut.
"Kementerian ESDM terus berkomunikasi dan berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan proses pelintasan kapal Indonesia di Selat Hormuz dapat berjalan aman dan lancar. Dalam proses tersebut, tidak hanya soal muatan, tapi keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama pemerintah," ujar Anggia di Jakarta, Minggu (29/3/2026).
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri juga telah mengambil langkah proaktif melalui koordinasi dengan perwakilan Indonesia di luar negeri.