“Tempat penampungan juga perlu disiapkan jika memang diperlukan, dan apabila keadaan masyarakat di daerah terdampak sudah dalam kategori bahaya,” sebut Puan.
Pemerintah daerah di kawasan terdampak juga diminta memperkuat layanan kesehatan.
Baca Juga:
Hasil Muscab Taekwondo Karo, Wabup Karo Terpilih Sebagai Ketua Masa Bakti 2024-2028
Fasilitas dan tenaga medis tambahan perlu disiapkan untuk memberikan penanganan kepada anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
“Pemerintah wajib menyiapkan stok masker bagi warga dan menyiapkan skenario penyesuaian sekolah dan aktivitas luar ruang apabila indeks kualitas udara terus memburuk,” tambahnya.
Di sisi lain, Puan menyoroti dampak kabut asap Karhutla yang tidak hanya dirasakan masyarakat Indonesia.
Baca Juga:
Bupati Tapteng dan Ketua Pengadilan Tinggi Medan Ramah Tamah di Pandan
Sebaran asap dapat meluas hingga ke wilayah negara tetangga dan berpotensi menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat di negara tersebut.
Puan mengingatkan bahwa Indonesia sebelumnya beberapa kali mendapat keberatan dari negara tetangga terkait dampak asap Karhutla.
Karena itu, ia meminta persoalan tersebut ditangani secara serius agar tidak kembali menimbulkan persoalan lintas batas.