WAHANANEWS.CO, Jakarta - Di tengah ancaman defisit APBN yang bisa menembus batas aman, Presiden Prabowo Subianto tetap bersikeras mempertahankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyedot anggaran jumbo ratusan triliun rupiah.
Program MBG diketahui memiliki pagu anggaran mencapai Rp335 triliun dan menjadi salah satu program prioritas terbesar di antara belanja pemerintah lainnya.
Baca Juga:
Ngotot Minta Rujuk, Pria Ini Akhirnya Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori
Di tengah tekanan global dan potensi lonjakan subsidi energi akibat kenaikan harga minyak, sejumlah kalangan mendesak agar program tersebut dievaluasi bahkan dihentikan demi menjaga kesehatan fiskal negara.
Namun demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap rakyat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
“Saya akan bertahan sedapat mungkin,” ujarnya dalam dialog bersama tokoh dan jurnalis senior di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2026).
Baca Juga:
Harga Minyak Melejit, AS-Inggris Desak Iran Segera Buka Selat Hormuz
Ia menilai bahwa anggaran negara seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan disalahgunakan.
“Daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan,” kata Prabowo.
Presiden juga menyinggung langsung kondisi anak-anak yang mengalami stunting sebagai alasan utama mempertahankan program tersebut.