Menurutnya, efek berganda dari program ini dapat menciptakan jutaan peluang kerja tambahan di berbagai sektor.
“Another 1,5 juta orang kerja,” ujarnya.
Baca Juga:
Ngotot Minta Rujuk, Pria Ini Akhirnya Habisi Nyawa Cucu Mpok Nori
Meski demikian, Presiden mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam implementasi program yang sedang berjalan.
“Ada 1.000, lebih 1.000 (dapur) yang sudah kami tutup,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan penertiban dan evaluasi agar program berjalan sesuai standar.
Baca Juga:
Harga Minyak Melejit, AS-Inggris Desak Iran Segera Buka Selat Hormuz
“Uang kami ada, tinggal kami organisir, kami kurangi kebocoran,” tegas Prabowo.
Presiden juga menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
“Rakyat kami sebagian besar sudah terlalu lama tidak menikmati kebaikan daripada ekonomi kita,” pungkasnya.