Upaya evakuasi dengan metode J-trik sempat dicoba oleh tim SAR dari atas tebing namun akhirnya dihentikan karena situasi tidak memungkinkan.
“Kita sudah berupaya melakukan evakuasi J-trik atau menarik korban dari atas tebing, namun cuaca tidak memungkinkan,” lanjutnya.
Baca Juga:
BNPB Apresiasi Kinerja SAR Longsor Pasirlangu, 53 Korban Berhasil Dievakuasi
Tim SAR merencanakan proses evakuasi lanjutan pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 05.00 Wita dengan mempertimbangkan kondisi cuaca pagi hari.
“Besok kami merencanakan, kalau cuaca mendukung, kami akan melakukan evakuasi dengan udara,” kata Sultan.
Evakuasi direncanakan menggunakan jalur udara dengan bantuan helikopter untuk meminimalkan risiko keselamatan petugas di medan ekstrem.
Baca Juga:
Longsor Cisarua Telan Prajurit Marinir, 23 Personel TNI AL Jadi Korban
Dengan ditemukannya satu korban tersebut, jumlah penumpang pesawat ATR 42-500 yang masih dalam pencarian kini tersisa sembilan orang.
Di lokasi jatuhnya pesawat, tim SAR gabungan juga menemukan sebuah kotak berwarna hitam yang masih dalam proses identifikasi.
Benda tersebut belum dapat dipastikan apakah merupakan kotak hitam atau black box pesawat yang sangat penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan.