Bagi Sarifah, masa reses memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin kedewanan.
Ia melihatnya sebagai momentum penting untuk kembali menyerap aspirasi secara langsung dan memahami kondisi riil masyarakat.
Baca Juga:
Program Bedah Rumah Diperkuat, DPR Dorong Perbaikan 400 Ribu RTLH per Tahun
Interaksi langsung ini dinilainya jauh lebih bermakna dibanding hanya membaca laporan administratif.
“Yang pasti itu senang banget, gitu. Karena reses ini adalah saat saya bertemu langsung dengan konstituen saya. Kan nggak setiap saat. Jadi memang ketika waktu reses itu bener-bener saya manfaatkan untuk bertemu langsung, untuk mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi dari para konstituen saya,” tuturnya.
Ia juga meyakini bahwa kepercayaan masyarakat tidak datang begitu saja, melainkan tumbuh dari tindakan nyata.
Baca Juga:
Esti Wijayanti Ingatkan Negara: Tak Boleh Ada Anak Indonesia Putus Sekolah
Ketika wakil rakyat hadir di lapangan, melihat langsung kondisi masyarakat, serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan, maka hubungan emosional akan terbentuk secara alami.
“Nah, ketika para anggota DPR RI turun ke lapangan, melihat langsung, memberikan bantuan langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka, otomatis mereka akan merasa oh ternyata mereka peduli gitu kepada kita,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Banten II, Sarifah mengaku merasakan kepuasan batin setiap kali dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.