Mereka cenderung mulai lebih berani mencuitkan statement-nya lewat sarana itu ketimbang menjawab pertanyaan wartawan.
Alhasil, makin hari kian pepaklah isi pemberitaan pers yang mengutip cuitan para narasumbernya dari akun medsos mereka.
Baca Juga:
208 Jurnalis Tewas sejak Oktober 2023, CPJ: Israel Targetkan Media
Ditambah bumbu-bumbu “objektivitas” dengan mengutip juga komentar-komentar para netizen terhadap posting-an si narasumber primer tersebut.
Pada situasi semacam itu, muncul statement yang mulai umum menerpa telinga para pelaku industri pers dari sejumlah narasumbernya, seperti:
“Lihat saja statement yang saya posting di akun medsos.”
Baca Juga:
Resmi! Ini Sembilan Anggota Dewan Pers Periode 2025-2028
“Maaf, jawabannya nanti saya sampaikan lewat akun medsos resmi saya, ya.”
“Daripada ucapan saya nanti di-plintir wartawan, mendingan saya bicara di medsos.”
Apakah ini sudah bisa menjadi barometer bahwa tingkat trust terhadap pers mulai merosot, sementara trust terhadap sarana medsos justru kian meningkat?