Kondisi tersebut dapat terjadi saat seseorang mengalami momen emosional yang kuat, seperti mendengar musik tertentu, menyaksikan peristiwa menyentuh, atau berada dalam suasana yang membangkitkan kenangan.
Dalam situasi emosional yang mendalam, otak dapat melepaskan dopamin, yaitu zat kimia yang berkaitan dengan rasa senang, penghargaan, dan pengalaman bermakna.
Baca Juga:
Di Balik Temuan 995 Senjata, Ada Hak Siswa atas Sekolah yang Aman
Karena itu, sebagian orang bisa merinding bukan hanya ketika merasa takut, tetapi juga saat merasa kagum, terharu, atau sangat tersentuh.
Banyak orang juga mengaku merinding ketika memasuki tempat tertentu.
Tidak jarang, pengalaman seperti itu dikaitkan dengan hal mistis atau keberadaan sesuatu yang tidak terlihat.
Baca Juga:
Jual Anjing Kesayangan Demi untuk Makan
Namun menurut Yeni, kondisi tersebut lebih menunjukkan betapa peka otak manusia dalam membaca berbagai informasi dari lingkungan sekitar.
“Ini bukan berarti seseorang sedang menerima sinyal gaib,” tutur Yeni.
Ia menjelaskan bahwa otak terus bekerja memindai lingkungan dan sering kali menangkap perubahan suasana lebih cepat daripada kesadaran manusia.