WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI, Brigjen Muhammad Nas membantah narasi di media sosial yang menyebutkan adanya anggota TNI dengan persenjataan lengkap ke Polda Metro Jaya.
TNI dan Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah ada anggota mereka yang mendatangi Polda Metro Jaya, pada Kamis (9/7/2026) dini hari.
Baca Juga:
Terdakwa TPPU Sebut Nama Eks Pangdam IV/Diponegoro Minta Rp21,5 Miliar Kebutuhan Pilpres
"Tidak benar berita yang menyebutkan TNI mendatangi Polda Metro Jaya dalam hal ini," ujarnya kepada wartawan.
Ia juga menepis foto-foto dan video yang beredar luas dan viral. Nas menegaskan informasi itu tidak benar dan meminta semua pihak untuk mewaspadai upaya provokasi.
"Tolong narasinya jangan hiperbola, waspadai provokasi," ucap Nas.
Baca Juga:
Frans Antoni Diduga 168 Kali Bawa Uang Tunai Jaringan Fredy Pratama ke Thailand
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna juga menepis kabar adanya anggota dari jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan Satgas PKH di Polda Metro Jaya.
"Enggak ada. Cek dulu (apakah) benar," tuturnya.
Di sisi lain, Anang mengatakan pihaknya menghormati upaya penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) dan Polda Metro Jaya terkait kasus korupsi TPPU dan suap kasus batu bara hingga Asabri.