WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemilik PT Blueray, John Field, akhirnya muncul di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah sempat menghilang saat operasi tangkap tangan kasus dugaan suap importasi yang menyeret jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
John Field menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK pada dini hari, Sabtu (7/2/2026), setelah beberapa hari menjadi buronan penyidik pasca-OTT.
Baca Juga:
Momen Lebaran Yaqut: Sempat di Rumah, Lalu Kembali Ditahan
“Dini hari tadi, tersangka JF, yang merupakan pemilik PT BR, menyerahkan diri ke KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu.
Saat ini penyidik masih memeriksa John Field secara intensif dalam kapasitasnya sebagai tersangka untuk mendalami peran dan aliran dana dalam perkara tersebut.
Sebelumnya, John Field diketahui melarikan diri ketika tim KPK melakukan operasi tangkap tangan pada Kamis (5/2/2026) malam.
Baca Juga:
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, KPK Singgung soal Strategi Penanganan Perkara
“Satu lagi di saat kita akan, teman-teman di lapangan akan lakukan tangkap tangan, itu saudara JF melarikan diri,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers, Kamis malam.
Atas peristiwa kaburnya John Field tersebut, KPK sempat menyiapkan langkah pencegahan ke luar negeri guna menutup celah pelarian tersangka.
Dalam kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan DJBC ini, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dari unsur aparatur negara dan pihak swasta.