Namun,
lantaran obat-obatan tersebut dibutuhkan warga, Ady menyatakan akan
berkoordinasi dengan pihak terkait agar nantinya obat-obatan tersebut dapat
digunakan masyarakat.
"Kita
akan berkoordinasi dengan criminal
justice system supaya bagaimana obat ini juga menjadi termanfaatkan kepada
masyarakat karena masyarakat memerlukan obat ini," pungkas Ady.
Baca Juga:
Pastikan Ibadah Natal Aman, Jibom Gegana Sterilisasi Gereja Kristus Yesus Jemaat Mangga Besar
Pemilik Instruksikan Karyawan Tak Jual
Azithromycin
Ady
mengungkapkan, seorang apoteker PT ASA mengaku sempat diinstruksikan untuk tak
menjual Azithromycin terlebih dahulu.
Baca Juga:
Baru Bebas 3 Bulan, Dua Residivis Begal di Tambora Akui Gasak 28 TKP
"Salah
satu apoteker menjelaskan, ada percakapan dengan pemilik PT ASA untuk tidak menjual
dulu Azithromycin, jadi ada indikasi untuk ditimbun," kata Ady.
Salah
seorang pelanggan PT ASA juga mengeluhkan hal yang sama.
"Salah
satucustomeryang
menanyakan obat tersebut sudah ada atau belum, tapi dijawab belum ada. Jadi
obat itu sebetulnya sudah ada, tapi disampaikan bahwa belum ada," jelas
Ady.