Ia menyebut pembahasan dalam pertemuan tersebut tidak hanya soal galian C, tetapi juga menyinggung isu lain.
"Dibahas juga soal galian C, viral rumah Pak Topan, serta anaknya yang sakit," ujar Yasir.
Baca Juga:
KPK Desak Pengepul Uang Pemerasan Jabatan Desa di Pati Segera Kembalikan Dana
Yasir mengaku sempat bertemu dengan terdakwa Rasuli Siregar, namun tidak terjadi komunikasi berarti.
"Saya sempat jumpa sama Pak Rasuli, tapi nggak terlalu kenal jadi nggak tau mau bahas apa," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pada survei pertama lokasi proyek jalan, Akhirun tidak ikut turun ke lapangan.
Baca Juga:
Kasus Sudewo Bergulir, Kantor Koperasi Tim Sukses Ikut Digeledah KPK
"Pada saat survei pertama di lokasi jalan Pak Kirun tidak turun, Kirun turun survei kedua," ujarnya.
Yasir menegaskan tidak mengetahui adanya pembahasan proyek jalan dalam pertemuan yang berlangsung di Hotel Grand City Hall Medan.
"Sependengaran saya di situ nggak ada bahas masalah jalan," katanya.