WAHANANEWS.CO, Jakarta - CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, akhirnya menutup babak panas polemik dugaan pencemaran nama baik terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan kabar mengejutkan: kasus ini resmi berakhir damai setelah ia berbicara langsung dengan pihak TNI.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @irwandiferry, Ferry mengaku sudah berkomunikasi dengan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah untuk meluruskan masalah yang sempat memicu ketegangan publik, Sabtu (13/9/2025).
Baca Juga:
23 Prajurit TNI AL Gugur dalam Latihan Akibat Longsor di Bandung Barat
“Yang intinya banyak ada banyak kesalahpahaman di antara situasi ini,” tulis Ferry.
Dalam pertemuan itu, Ferry dan Freddy saling menyampaikan permintaan maaf. Ferry menegaskan dirinya masih menaruh kepercayaan kepada TNI sebagai institusi yang melindungi rakyat.
“Banyak prajurit yang memang sangat mencintai negara ini dan melindungi warga negaranya saat ini, saya masih percaya itu,” ujarnya.
Baca Juga:
Menhan dan Panglima TNI Rapat Tertutup Bahas Rencana Kerja 2026
Ferry juga memastikan proses hukum terhadap dirinya tidak akan berlanjut dan perseteruan dengan TNI sudah selesai secara baik-baik.
“Urusan saya dengan TNI telah selesai, teman-teman,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk kembali fokus pada tuntutan yang lebih mendesak, yaitu pembebasan massa aksi yang ditangkap.