Peristiwa tragis tersebut bermula ketika seorang ibu berinisial AA berusia 44 tahun mengajak dua anaknya mengakhiri hidup di rumah mereka di wilayah Buayan, Kabupaten Kebumen.
Kejadian yang berlangsung pada Selasa (6/1/2025) malam itu terungkap setelah adanya laporan ke polisi mengenai dua warga yang ditemukan meninggal dunia.
Baca Juga:
Ayah Korban Bongkar Ancaman usai Laporkan Kiai Ponpes Pati, Pengacara Sebut Ditawari Rp400 Juta
Korban meninggal diketahui adalah sang ibu AA dan anak keduanya berinisial AT yang masih berusia lima tahun.
Jasad keduanya pertama kali ditemukan oleh anak sulung korban yang selamat setelah menolak ajakan sang ibu.
"Anaknya itu dua, yang kelas 2 SD itu selamat, lolos. Karena terbukti ada lingkaran tali yang sudah siap," ujar Kapolsek Buayan Iptu Walali Saebani, Sabtu (10/1/2025).
Baca Juga:
Tangis Pecah di Rohil, Balita 4 Tahun Tewas Setelah Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual
Anak pertama korban mengaku sempat diajak mengakhiri hidup pada malam kejadian, namun memilih keluar rumah untuk mencari pamannya yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
"Ketemu (pamannya) di tengah jalan, disampaikan dalam bahasa Jawa (yang artinya) 'aku ke rumah paman tapi sudah gelap, akhirnya ketemu di jalan. Adek diiket sama mamak'," ucap Saebani menirukan keterangan sang anak.
Berdasarkan keterangan anak korban selamat, polisi menyimpulkan dugaan motif peristiwa tersebut adalah depresi berat.