"Dengan Pak Prabowo saya sudah berkenalan mungkin hampir 40 tahun ya, berteman bersama-sama. Kami sama-sama di Kopassus di baret merah, dan saya kenal waktu dia masuk di Kopassus letnan 2, dan saya waktu itu letnan 1, dan tugas operasi di Timtim maupun di beberapa tempat lain yg ditentukan, ada yang tertutup, ada yang terbuka, itu dilakukan dengan baik. Saya katakan bahwa proven itu kalau mungkin bahasa kerennya, ya sudah terbukti lah mampu memanage dalam keadaan susah sekalipun," ungkapnya.
Menko Marves ini juga mengaku mengenal seluruh capres di Pilpres kali ini, sebab Luhut pernah bekerja sama dengan mereka waktu COVID-19. Luhut juga sempat kilas balik mengenai kekalahan Prabowo di Pilpres lalu, dia mengatakan Prabowo seorang yang berjiwa besar. Dia mengaku sempat emosi dengan Prabowo kala itu.
Baca Juga:
TNI Polri Diminta Tindak Tegas Ormas Bergaya Preman, Luhut: Presiden Perintahkan Itu!
"Waktu dia Pak Prabowo kalah dengan Pak Jokowi ya kami bertempur berdua, dia marah sama saya. Ya tapi saya bilang 'Wo faktanya ya ini kita mau apa' di situlah saya lihat kebesaran jiwanya dia 'ya sudah bang kalau gitu' dia hormati keputusan itu, walaupun tentu dalam beberapa periode tertenu beliau galau juga, ya masuk akal saya," kata Luhut.
Dia juga memuji Prabowo dan Jokowi karena mau saling menerima hingga Prabowo kini menjadi Menteri Pertahanan. Menurut Luhut, tidak ada pemimpin yang berjiwa besar seperti Prabowo dan Jokowi.
"Tapi kemudian dia mau bergabung lagi dengan Pak Jokowi, dan kebesaran jiwa Pak Jokowi juga mau mengambil dia. Di mana kita cari pemimpin seperti begini," kata Luhut.
Baca Juga:
Luhut Dukung Generasi Muda Indonesia Bekerja di Luar Negeri, Ini Alasannya
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.