WahanaNews.co | Ditetapkannya Hasan Aminuddin sebagai tersangka jual-beli jabatan Pj Kades di Probolinggo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbuntut.
Anggota DPR RI itu dipecat dari partainya, Nasdem, dan bakal diganti lewat Pergantian Antar-Waktu (PAW).
Baca Juga:
Korupsi RAPBD OKU, DPRD dan Kadis PUPR Diduga Terima Suap Rp 7 Miliar
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali.
Ia menegaskaan, Hasan Aminuddin bukan lagi sebagai kader partai yang dikomandoi oleh Surya Paloh tersebut.
Menurut Ali, jika ada seorang kader Partai Nasdem yang mempunyai jabatan kemudian tersangkut kasus hukum seperti Operasi Tangkap Tangan (OTT) kemudian menjadi tersangka, maka statusnya bukan lagi sebagai kader.
Baca Juga:
Modus Suap DPRD OKU, Pokir Diubah Jadi Proyek Bernilai Miliaran
"Jadi, ketika dia tersangkut kasus, di-OTT oleh lembaga hukum dan lain-lain, dan dia dinyatakan sebagai tersangka, dia secara otomatis dinyatakan mengundurkan diri dari partai. Dan bukan lagi kader," ujar Ahmad Ali kepada sejumlah wartawan, Selasa (31/8/2021).
Ali juga menuturkan, Nasdem bakal mengajukan Pergantian Antar-Waktu (PAW) guna mengisi jabatan Anggota DPR setelah Hasan ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah.
"Dia (Hasan Aminuddin) kan jadi tersangka, otomatis mengundurkan diri dari partai berarti dia bukan kader partai lagi kan. Kalau dia udah bukan kader Partai Nasdem, pasti PAW," ungkap Ali.