Nilai uang yang disita disebut mencapai ratusan juta rupiah, meskipun jumlah pasti dan asal uang itu belum dijelaskan secara lengkap.
Para pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal untuk menentukan keterlibatan masing-masing dalam dugaan tindak pidana korupsi.
Baca Juga:
KPK OTT Bupati Lombok Barat, 7 Orang Dibawa ke Jakarta Termasuk Kepala Daerah
Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menetapkan status hukum orang-orang yang diamankan.
KPK juga belum mengumumkan secara resmi konstruksi perkara, pihak pemberi maupun penerima, serta proyek yang diduga menjadi sumber transaksi.
Penyegelan ruang kerja Bupati Lombok Barat dan Kepala Dinas PUPRPK mengindikasikan bahwa penyidik sedang mengamankan lokasi yang dianggap berkaitan dengan proses penyelidikan.
Baca Juga:
KPK Tolak Laporan Raja Juli, Alasan Sebenarnya Bikin Publik Terkejut
Ruang yang telah disegel tidak boleh dimasuki atau diubah kondisinya tanpa izin dari penyidik KPK.
Perhatian publik kini tertuju pada hasil pemeriksaan terhadap Lalu Ahmad Zaini dan 18 orang lainnya yang terjaring dalam operasi tersebut.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena berlangsung hanya beberapa jam setelah bupati terlihat mengikuti kegiatan bersama pejabat daerah dalam suasana final Piala Dunia 2026.