"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah," kata Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Selain itu, pemerintah Pakistan memangkas jatah BBM untuk kementerian, mewajibkan 60 persen kendaraan dinas tidak digunakan setiap hari, serta menghentikan sementara belanja AC, kendaraan, dan mebel di lembaga pemerintahan.
Baca Juga:
Rudal Iran Hantam Qatar, Kini Trump Siap Hancurkan South Pars
"Mereka menghentikan semua belanja AC, belanja kendaraan, belanja mebel, dari semua lembaga pemerintahan untuk waktu yang tidak ditentukan," jelas Prabowo.
Langkah penghematan lainnya termasuk pembatasan kunjungan kerja, pengurangan penggunaan anggaran untuk kegiatan seremonial, serta penerapan pembelajaran daring di perguruan tinggi.
Prabowo menegaskan, contoh kebijakan di negara lain tersebut bisa dikaji oleh pemerintah Indonesia sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga:
Bukan Cuma 4 Orang, Investigasi TAUD Ungkap Jaringan Pelaku Penyiraman Andrie Yunus
"Saya kira kita harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan. Saya percaya 2-3 tahun kita akan sangat kuat tapi kita harus hemat konsumsi. Dengan demikian kita berharap kita akan selalu menjaga bahwa defisit kita tidak tambah. Bahkan cita-cita saya kalau bisa kita tidak punya defisit," ujarnya.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.