WAHANANEWS.CO, Jakarta - Operasi senyap kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi ketika seorang pegawai Direktorat Jenderal Perpajakan Kementerian Keuangan terjaring operasi tangkap tangan di kawasan Jakarta Utara.
“Iya, benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga:
Modus Mencekam Pemerasan Bupati Tulungagung: Surat Mundur Tanpa Tanggal Jadi Alat Tekan OPD
Fitroh menjelaskan bahwa pihak yang diamankan merupakan pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Utara.
Kegiatan operasi tersebut juga dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo yang menyatakan adanya penindakan di lapangan.
“Terkonfirmasi, ada kegiatan di lapangan, di wilayah Jakarta,” ucap Budi.
Baca Juga:
KPK Dalami Korupsi Kuota Haji 2023-2024, Panggil Direktur dan Manajer Travel
KPK selanjutnya memiliki waktu selama 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum terhadap pihak-pihak yang telah diamankan dalam operasi tersebut.
Berdasarkan laporan kinerja lembaga antirasuah, sepanjang tahun 2025 KPK telah melaksanakan sebanyak 11 operasi tangkap tangan.
Sejumlah pejabat publik turut terjaring dalam OTT sepanjang tahun lalu, mulai dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan, Gubernur Riau Abdul Wahid, hingga Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.