Sebanyak 48,7 persen responden menilai kondisi pemberantasan korupsi saat ini berada dalam kategori baik atau sangat baik.
“Tren ini menunjukkan grafik yang stabil dan menguat dibandingkan periode survei sebelumnya,” kata Burhanuddin.
Baca Juga:
Momen Warga Unboxing Bingkisan dari Open House Prabowo, Ada Sekaleng Biskuit, Tumbler, hingga Sembako
Pernyataan tersebut disampaikan Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara yang digelar secara virtual.
Salah satu faktor spesifik yang memperkuat dukungan publik adalah transparansi Kejaksaan Agung dalam memulihkan kerugian negara dari perkara korupsi.
Aksi Kejagung yang memperlihatkan tumpukan uang hasil penindakan korupsi senilai Rp6,6 triliun yang dikembalikan kepada negara melalui Presiden mendapat respons positif luas dari masyarakat.
Baca Juga:
Ramai Soal Dana BoP Rp17 Triliun, Prabowo Pastikan Indonesia Tak Ikut Bayar
Sebanyak 50,2 persen responden menyatakan mengetahui aksi pengembalian aset tersebut.
Dari kelompok yang mengetahui, mayoritas sebesar 70,7 persen memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Kejaksaan, yang terdiri dari 62,6 persen menyatakan setuju dan 8,1 persen sangat setuju.
“Ada kaitan erat antara mereka yang puas dengan kinerja Presiden dengan mereka yang puas terhadap kinerja pemberantasan korupsi oleh Kejaksaan,” ujar Burhanuddin.