3. Florentia Switi Andari (Advokat)
4. Hendrik Dengah (Dosen).
Baca Juga:
KPK Usulkan Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD demi Cegah Penyimpangan
Sidang yang semula dijadwalkan pada Juni lalu, dimundurkan jadi Agustus ini.
Namun, sejauh ini belum ada jadwal resmi kapan sidang itu mulai digelar.
Saat dikonfirmasi pada Kamis (18/8/2022) lalu, Humas PN Makassar Sibali mengaku pihaknya sampai saat ini belum menerima jadwal sidang untuk kasus pelanggaran HAM tersebut.
Baca Juga:
WamenHAM: 122 Ribu Warga Mengungsi, TNI-Polri Diminta Menahan Diri di Papua
Secara terpisah, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung (MA), Soebandi, mengatakan, jadwal resmi belum dikeluarkan karena masih menunggu SK hakim ad hoc diteken Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi.
"Belum ada jadwalnya, karena belum ada keputusan dari presiden. Tapi kalau sudah ada hakim Ad Hoc-nya pasti akan segera ada jadwal sidangnya," ungkapnya, Kamis (18/8/2022) lalu. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.