"Apalagi kalau kita bicara Pak Prabowo, tidak ada niatnya yang tidak baik, semua ini kan untuk masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, sosok Saiful Mujani dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah sekaligus pendiri lembaga riset dan konsultansi politik.
Baca Juga:
Waketum KSPSI Arnod Sihite Gabung Partai Demokrat, Dipercaya Posisi Strategis di Bintang Muda Indonesia
Potongan video pernyataannya yang beredar luas di media sosial memicu polemik karena dianggap mengandung ajakan menjatuhkan pemerintah.
Dalam video tersebut, Mujani berbicara dalam sebuah acara bertajuk Halal Bihalal Pengamat.
"Ya hanya kita yang bisa, rakyat, '98 juga tidak akan terjadi kalau rakyat dan teman-teman enggak turun, enggak akan itu MPR akan menurunkan Suharto, enggak akan," kata Saiful Mujani dalam potongan video.
Baca Juga:
PDI Perjuangan Sumbar Dukung Program Kerakyatan Bersama Muhammadiyah, Alex Lukman Berkomitmen
Pernyataan tersebut turut menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk eks Kepala Kantor Staf Presiden Hasan Nasbi.
Melalui media sosial, Hasan menyampaikan kekecewaannya atas pernyataan yang dianggap melampaui batas tersebut.
"Saya terpaksa mengungkapkan kekecewaan saya," kata Hasan Nasbi, Senin (6/4/2026).