WAHANANEWS.CO, Jakarta - Lahir dari situasi genting dan kebutuhan akan pasukan anti-teror kelas dunia, Satuan 81 Kopassus kini menjelma menjadi salah satu unit elit paling disegani yang pernah dimiliki Indonesia.
Satuan 81 (Sat 81) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) akan genap berusia 44 tahun pada Selasa (30/6/2026).
Baca Juga:
Front Baru Dibuka, Houthi Kejutkan Israel dengan Serangan Balistik
Pasukan ini pertama kali dibentuk pada 1981 oleh Prabowo Subianto yang saat itu masih berpangkat kapten bersama Luhut Binsar Pandjaitan, yang kini menjabat Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN).
Pada awal berdirinya, satuan ini dikenal dengan nama Detasemen Khusus 81 Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha).
Gagasan pembentukan pasukan anti-teror ini bermula dari pertemuan antara Prabowo dan Luhut usai operasi militer di Timor Timur.
Baca Juga:
Kabar Duka! Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pertahanan Besar
Dalam struktur awal, Luhut dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi 2 Operasi, sementara Prabowo menjadi wakilnya.
Keduanya kemudian mendapat kesempatan untuk memperdalam kemampuan militer dengan mengikuti pendidikan pasukan khusus di Amerika Serikat.
"Pada 1981, sejak kembali dari Amerika, saya bersama Pak Luhut dipanggil oleh Pak Benny Moerdani."