“Untuk melihat apakah kemudian nanti bisa menjadi bukti baru untuk proses atau untuk pengembangan penyidikan nantinya,” kata Budi.
Sebelumnya, Immanuel Ebenezer alias Noel menyebut adanya keterlibatan satu partai politik berinisial K dalam perkara pemerasan pengurusan sertifikat K3 yang menjerat dirinya.
Baca Juga:
Sidang Korupsi Impor Bongkar Dugaan Setoran Rp3 Miliar per Bulan ke Dirjen Bea Cukai
“Tadi kan sudah ada K-nya kan,” ujar Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026).
Ia mengaku tidak ingin membuka identitas partai tersebut lebih jauh dalam pernyataannya kepada awak media.
“Enggak mau saya, enggak mau bilang ada parlemen atau enggak,” kata Noel.
Baca Juga:
Rumah Silmy Karim Digeledah, KPK Amankan Dolar AS, Euro hingga Yen
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai ciri partai yang dimaksud, Noel kembali menahan diri untuk memberikan keterangan detail.
“Partainya ada K-nya,” ujar Noel.
Ia menutup pernyataannya dengan menyatakan belum ingin mengungkap lebih jauh.