"Untuk mobil yang hilang masih dalam penyelidikan, pendalaman, karena kan ini tidak ada yang mengetahui," ujar Pasma kepada wartawan, Jumat (11/11).
Pasma menduga hanya pihak keluarga korban yang mengetahui keberadaan mobil tersebut. Penyelidikan agak terhambat karena tak adanya bukti CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga:
Ribuan Umat Serbu Vegetarian Food Bazaar 2024 di Vihara Citra Maitri Jaya
Saat ini polisi masih meminta keterangan saksi. Polisi juga tengah menelusuri di ponsel masing-masing.
"Kita masih menanyakan kepada saksi-saksi, ada mungkin keluarga yang ada, juga termasuk isi percakapan dari HP yang mungkin jadi petunjuk buat kami," tutur Pasma.
Dugaan Ketua RT soal Mobil 'Hilang'
Baca Juga:
Pemkot dan PCNU Kota Jakarta Barat Bersinergi Tangani Pengolahan Sampah Organik di Kalideres
Ketua RT sempat, Asiung, mengetahui jika keluarga tersebut memiliki 1 unit mobil dan 1 unit motor. Tetapi, kendaraan tersebut tidak ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).
Asiung menduga, keluarga tersebut menjual mobilnya. Asiung juga mengungkap kemungkinan sekeluarga tersebut memiliki masalah ekonomi.
"(Mobil) tidak ada. Mungkin sudah tiga bulan lalu sudah dia jual. Mungkin ada masalah pinjaman ke bank atau apa saya nggak tahu," katanya.