Siasat Ekor Jas Airin untuk Airlangga
Baca Juga:
Kediamannya Digeledah KPK, Ridwan Kamil Pastikan Tak Terlibat Kasus Bank BJB
Dari pengamatannya, Yusfitriadi membaca motif pertemuan NasDem Tower dengan menyorot sosok Airin dan Sahroni yang tengah hangat di isu DKI adalah siasat Airlangga.
Airlangga Hartarto yang sudah diusung partainya untuk bertarung di Pilpres 2024 membutuhkan modal elektabilitas besar.
Namun sampai saat ini, nama sang Ketum tidak pernah menyeruak pada jajaran nama capres potensial 2024, setidaknya di lima besar.
Baca Juga:
Yorrys Raweyai, Kiprah Pejuang Papua di Panggung Politik Nasional
Airlangga ingin memanfaatkan pesona Airin yang menjadi rebutan di isu Pilkada DKI demi mengerek elektabilitasnya sendiri.
Hal itu karib disebut dengan efek ekor jas atau coattail effect di dalam dunia politik.
"Sangat mungkin misalnya motif sekarang mengangkat Airin bagaimana agar elektabilitas Airlangga naik, kan sangat mungkin. Karena sampai saat ini Airlangga bergerak ke manapun elektabillitasnya tetap satu koma," ujar Yusfitriadi.