WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pesawat angkut strategis terbaru TNI AU A400M unjuk kemampuan di Bali dengan menguji sistem pendaratan berbasis Instrument Landing System (ILS) guna memastikan kesiapan operasionalnya dalam berbagai misi pertahanan.
TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat A400M untuk melaksanakan uji fungsi sistem pendaratan berbasis Instrument Landing System (ILS) di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (2/3/2026).
Baca Juga:
Bukan Film Perang, F-16 TNI AU Mendarat di Jalan Tol Trans Sumatera
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (3/3/2026), dijelaskan bahwa pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan sistem navigasi pesawat berfungsi optimal saat melakukan prosedur pendaratan.
"Kegiatan uji ILS ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan fasilitas pendukung pangkalan," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan rangkaian latihan diawali dengan keberangkatan A400M dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Lanud I Gusti Ngurah Rai.
Baca Juga:
Kopassus Cup 2026 Jadi Milik Parako 1 Pasgat, Nange: Bukti Profesionalitas
Setibanya di wilayah udara Lanud I Gusti Ngurah Rai, pesawat A400M langsung melakukan manuver low approach sebagai bagian dari uji fungsi ILS.
"Seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar. Hasil pengujian menunjukkan sistem navigasi dan fasilitas pendukung operasional di Lanud I Gusti Ngurah Rai berfungsi optimal," kata I Nyoman.
Menurutnya, melalui latihan tersebut kesiapan operasional A400M semakin meningkat sehingga pesawat angkut strategis itu siap dikerahkan untuk mendukung berbagai misi pertahanan udara di berbagai wilayah.
Sebelumnya, TNI AU juga mengoperasikan A400M dalam misi kemanusiaan dengan mengirimkan bantuan logistik bagi korban bencana di Aceh.
Distribusi bantuan tersebut dilakukan ke sejumlah titik, antara lain Lanud Sultan Iskandar Muda Aceh, Lanud Soewondo Medan, Lanud Sutan Sjahrir Padang, Bandara Sibolga, Bandara Lhokseumawe, dan Bandara Rembele.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]