“Bangunannya, tempatnya, peruntukannya,” kata Yunus.
Ia juga mempertanyakan kemungkinan brankas tersembunyi itu dibuat tanpa adanya kesengajaan dari pemilik atau pihak yang menguasai lokasi.
Baca Juga:
Usut Kasus Korupsi Bata Bara Polisi Sudah Memeriksa 15 Saksi
“Sengaja apa nggak,” ujar Yunus.
Menurut Yunus, pembangunan tempat penyimpanan khusus untuk uang dan emas tidak mungkin terjadi secara kebetulan.
“Pasti sengaja, nggak mungkin nggak sengaja orang buat brankas khusus itu, pasti sengaja,” tegas Yunus.
Baca Juga:
Kasus Korupsi & TPPU Batu Bara - Asabri, Polisi Pamerkan Barbuk Dolar dan Emas Batangan
Polda Metro Jaya sebelumnya menggeledah sejumlah lokasi pada Rabu (8/7/2026) dalam penyidikan tiga dugaan korupsi yang berkaitan dengan PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Lokasi yang digeledah meliputi tempat penukaran valuta asing, Kafe de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Dari rangkaian penggeledahan tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti berupa uang tunai, emas batangan, dan valuta asing dengan nilai mencapai miliaran rupiah.