WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia terus mengembangkan penyidikan terhadap tiga perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan perusahaan pelat merah.
Ketiga perkara tersebut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN (Persero) yang dikaitkan dengan peristiwa blackout di Sumatera, kasus PT Asabri (Persero), serta dugaan penyimpangan di PT Krakatau Steel.
Baca Juga:
Empat Perusahaan Don Ritto Digeledah, Kejagung Dalami Dugaan TPPU Febrie Adriansy
Dalam rangkaian penyidikan tersebut, tim gabungan melakukan penggeledahan serentak di 12 lokasi berbeda.
Dari operasi itu, penyidik berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan miliar rupiah dalam berbagai mata uang asing, puluhan kilogram emas batangan, hingga membawa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Di saat yang hampir bersamaan, perhatian publik juga tertuju pada penjagaan ketat di rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh aparat TNI.
Baca Juga:
Misteri Pemilik Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Janji Bongkar di Persidangan Febrie
Selain itu, suasana di Mapolda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026) dini hari juga menjadi sorotan setelah terlihat puluhan pria berambut cepak dengan seragam TNI mendatangi kawasan tersebut.
Penggeledahan di 12 Lokasi
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan antara lain Kafe de'Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Koin Money Changer, serta sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor.