Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri Irjen Totok Suharyanto menyebut ketiga perkara itu ditangani melalui penyidikan bersama antara Kortas Tipikor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Perkara yang diselidiki meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang disebut memicu blackout, kasus ASABRI, serta penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.
Baca Juga:
Usut Kasus Korupsi Bata Bara Polisi Sudah Memeriksa 15 Saksi
Dalam penggeledahan terbaru di sebuah ruko kawasan Cipete, Jakarta Selatan, penyidik terlihat membawa keluar koper berukuran besar, tas jinjing berwarna kuning, dan monitor komputer.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengusutan dugaan korupsi di PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel menjadi perhatian langsung Presiden Prabowo Subianto.
“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan,” kata Budi seusai penggeledahan di Kafe de’Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga:
Kasus Korupsi & TPPU Batu Bara - Asabri, Polisi Pamerkan Barbuk Dolar dan Emas Batangan
Budi menjelaskan penggeledahan dilakukan untuk menemukan dan mengumpulkan barang bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan ketiga perkara tersebut.
“Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” ujar Budi.
Menurut Budi, perkara yang ditangani Kortas Tipikor Polri bersama Polda Metro Jaya mencakup dugaan suap, gratifikasi, dan pencucian uang.