Perubahan ini diikuti dengan pergeseran kebiasaan ke aktivitas yang lebih sehat seperti olahraga, membaca, hingga interaksi sosial secara langsung.
Kombinasi perubahan perilaku tersebut berkontribusi besar terhadap peningkatan kesehatan mental dan kesejahteraan peserta.
Baca Juga:
Sering Dianggap Antisosial, 3 Kebiasaan Ini Justru Tanda Kecerdasan Tinggi
Menariknya, manfaat dari detoks digital ini tidak langsung hilang setelah eksperimen berakhir.
Dua minggu setelah kembali menggunakan ponsel seperti biasa, kondisi mental peserta tetap berada pada level yang lebih baik dibandingkan sebelum penelitian.
Sebagian peserta bahkan tidak kembali sepenuhnya ke pola penggunaan lama, menunjukkan adanya perubahan kebiasaan yang lebih permanen.
Baca Juga:
Polres Tebo diminta segera Tangkap inisial H dan STI pelaku PETI Ilegal di kabupaten Tebo
Temuan ini memperlihatkan bahwa jeda singkat dari paparan digital dapat membantu memutus pola adiktif terhadap ponsel.
Pengurangan akses internet dan media sosial terbukti memberi dampak nyata terhadap kesehatan otak.
Perbaikan fokus, stabilitas emosi, serta peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan hanya dalam waktu dua minggu.