WAHANANEWS.CO, Jakarta - Perdebatan antara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dengan Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules sempat viral dan menjadi pembahasan hangat di media sosial. Adapun debat keduanya terkait dengan status lahan yang berada di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Melansir CNBC Indonesia, untuk lokasinya sendiri, lahan tersebut berada tak jauh dari jembatan jalan atau fly over yang melintas di rel dekat Stasiun Tanah Abang. Lokasi tepatnya berada di belakang Pasar Tanah Abang Blok G.
Baca Juga:
Pemerintah Salurkan BSPS 2026, 19 Rumah di Humbang Hasundutan Siap Diperbaiki
Lahan tersebut saat ini digunakan untuk tempat parkir kendaraan truk pengangkut barang-barang pakaian yang akan dijual di Pasar Tanah Abang. Sebelumnya, Menteri yang kerap disapa Ara ini mendatangi lahan kosong milik negara di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang selama ini dikuasai organisasi masyarakat (ormas).
Dalam kegiatan pengecekan lahan yang diunggahnya di akun Instagram miliknya, Ara sempat berdebat dengan Hercules.
GRIB diketahui memang menguasai beberapa lahan di kawasan Tanah Abang. Tanah milik negara ini sedianya akan digunakan untuk pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.
Baca Juga:
Maruarar Sirait : Berkat Usulan Bupati Samosir Dari 556 Bantuan Bedah Rumah,56 Rumah Adat Batak Akan di Perbaiki
"Tujuan saya mau membangun untuk rumah rakyat di sini. Jadi bukan untuk pengembang, dan sebagainya," kata Ara saat bertemu Hercules dan beberapa orang perwakilan ormas, dikutip Kamis (9/4/2026).
Menanggapi permintaan Ara, Hercules menyebut lahan yang dikelola ormasnya memang lahan milik negara, namun statusnya adalah HPL (Hak Pengelolaan Lahan).
Hercules menegaskan, bila memang negara menginginkan lahan di Tanah Abang, ia maupun ormasnya tak keberatan jika lahan tersebut dilepaskan untuk dibangun hunian.