WahanaNews.co | Kabupaten Purwakarta memiliki potensi dari perkebunan buah pala. Salah satu daeeah yang menjadi sentra produk perkebunan dengan nama latin myristica fragrans itu, yakni Kecamatan Wanayasa.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan menuturkan luasan areal pertanaman pala di wilayahnya mencapai 197,56 hektare. Salah satunya, tersebar di Kecamatan Wanayasa. Menurut dia, hasil alam ini sangat menjanjikan dari sisi ekonomi.
Baca Juga:
PLN UP3 Purwakarta Gelar Apel dan Doa Bersama Siaga Amankan Pasokan Listrik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
"Buah pala itu merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan di Wanayasa. Sejak dulu, banyak diincar pasar internasional," ujar Midan belum lama ini.
Midan menjelaskan, buah pala di wilayah selatan kabupaten kecil tak hanya dijual secara langsung, melainkan dijadikan produk olahan khas. Misalnya, dibuat olahan makanan, minuman, bumbu rempah dan camilan.
"Biji pala juga banyak yang nyari, untuk diolah menjadi minyak atsiri yang nilai ekonomisnya cukup tinggi," jelas dia.
Baca Juga:
YBM PLN UP3 Purwakarta Turut Sukseskan Gelar Gebyar PKH 2025 “Satu Desa Satu Sarjana”, Berbagi Peralatan Penunjang Pendidikan dengan Semangat Jelang Hari Listrik Nasional
Dia menjelaskan sejak abad ke 16 Indonesia sudah terkenal sebagai penghasil buah pala yang berkualitas. Sehingga, tidak mengherankan jika bangsa asing berlomba-lomba untuk menguasai daerah sumber penghasil rempah berkualitas dunia ini.
Menurut dia, warga Purwakarta patut berbangga hati karena wilayahnya bisa menjadi salah satu daerah yang punya potensi akan komoditi Buah Pala ini. Apalagi, buah pala di wilayahnya memiliki daya saing secara global.
"Buah pala merupakan rempah asli nusantara yang dikenal dengan aromanya dan merupakan komoditas unggulan ekspor. Sehingga, potensi perkebunan pala masih sangat layak untuk dikembangkan," kata dia.