Data Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat menunjukkan produksi minyak mentah global berdasarkan rata-rata Januari hingga November 2025 sebagai data terbaru per Minggu (9/3/2026).
Amerika Serikat menjadi produsen minyak mentah terbesar dunia dengan produksi mencapai 13,58 juta barel per hari.
Baca Juga:
Efek Perang Timur Tengah: Asia Serbu Minyak Rusia, Stok Terancam
Posisi berikutnya ditempati Rusia dengan 9,87 juta barel per hari, disusul Arab Saudi dengan 9,51 juta barel per hari.
Ketiga negara tersebut secara kolektif menyumbang sekitar 39 persen dari total produksi minyak mentah global.
Di bawahnya, Kanada memproduksi 4,94 juta barel per hari, diikuti Irak sebesar 4,39 juta barel dan China sebesar 4,34 juta barel per hari.
Baca Juga:
Ketua Ikasa "93" Resmikan Masjid Aisyah di Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara
Iran menempati posisi ketujuh dengan produksi 4,19 juta barel per hari atau sekitar 5 persen dari total global.
Uni Emirat Arab dan Brasil masing-masing menghasilkan 3,82 juta dan 3,75 juta barel per hari, sementara Kuwait melengkapi daftar 10 besar dengan 2,58 juta barel per hari.
Setelah posisi sepuluh besar, tingkat produksi minyak mentah global mengalami penurunan signifikan.