Fakta ini menunjukkan dominasi segelintir negara dalam menentukan arah pasokan energi dunia.
Secara regional, Timur Tengah tetap menjadi kawasan penghasil minyak terbesar dengan kontribusi sekitar 32 persen dari total produksi global pada 2025.
Baca Juga:
Efek Perang Timur Tengah: Asia Serbu Minyak Rusia, Stok Terancam
Negara-negara seperti Arab Saudi, Irak, Iran, Uni Emirat Arab, dan Kuwait menjadi pilar utama dalam menjaga keseimbangan pasokan minyak dunia.
Namun konflik yang terjadi di Iran pada 2026 telah mengganggu produksi dan distribusi minyak secara signifikan.
Sejumlah fasilitas produksi di kawasan Timur Tengah dilaporkan terdampak hingga mengalami penutupan atau kerusakan.
Baca Juga:
Ketua Ikasa "93" Resmikan Masjid Aisyah di Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara
Bahkan jika konflik berakhir dalam waktu dekat, pemulihan sektor energi diperkirakan membutuhkan waktu lama serta investasi besar.
Ketidakpastian juga masih membayangi jalur perdagangan energi utama seperti Selat Hormuz yang menjadi titik krusial distribusi minyak dunia.
Konsentrasi produksi ini semakin terlihat dari data yang menunjukkan 10 negara teratas menyumbang sekitar 72,2 persen produksi global.