WAHANANEWS.CO, Jakarta - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga level 6.535,57 pada perdagangan sesi I Jumat (21/8/2026).
Penguatan tersebut juga disertai aksi beli bersih investor asing sebesar Rp362,65 miliar.
Baca Juga:
Dana Asing Kabur Rp5,39 Triliun, IHSG Tertekan Jelang Keputusan The Fed
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran KRT Tohom Purba mengatakan, “Masuknya kembali dana asing bersamaan dengan penguatan IHSG menunjukkan adanya kepercayaan terhadap prospek perekonomian Indonesia.”
Menurut Tohom, kepercayaan seperti itu harus terus dijaga melalui kebijakan pemerintah yang konsisten dan memberikan kepastian bagi dunia usaha.
Posisi IHSG yang kembali berada di atas level psikologis 6.500 dinilai menjadi indikator penting bagi pasar.
Baca Juga:
Dari Sell Indonesia ke Sell Singapore, Ini Makna di Balik Istilah yang Bikin Warganet Panas
Pasar modal, kata Tohom, merupakan salah satu ruang yang sangat cepat merespons ekspektasi terhadap kondisi ekonomi dan arah kebijakan pemerintah.
“Pasar selalu melihat ke depan sehingga penguatan IHSG harus kita baca sebagai peluang untuk memperbesar optimisme terhadap perekonomian nasional,” ujar Tohom.
Ia menilai penguatan tersebut tetap perlu disikapi secara terukur dan tidak menjadi alasan untuk cepat berpuas diri.