Ia menilai pemerataan investasi dibutuhkan untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan dalam skala nasional.
Menurutnya, pembangunan konektivitas antarkawasan dapat menjadi salah satu pengungkit utama.
Baca Juga:
Dana Asing Kabur Rp5,39 Triliun, IHSG Tertekan Jelang Keputusan The Fed
Transportasi publik, kawasan industri, jaringan energi, perumahan, dan infrastruktur digital juga perlu diperkuat.
Langkah tersebut dinilai dapat menghubungkan optimisme pasar dengan pertumbuhan ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Tohom juga mengingatkan bahwa arus dana asing di pasar saham memiliki karakter yang sangat dinamis.
Baca Juga:
Dari Sell Indonesia ke Sell Singapore, Ini Makna di Balik Istilah yang Bikin Warganet Panas
Karena itu, pemerintah tetap perlu menjaga fundamental ekonomi, stabilitas fiskal, inflasi, nilai tukar, kepastian regulasi, dan iklim investasi.
“Dana asing bisa masuk dan keluar dengan cepat, maka pekerjaan terpenting pemerintah adalah membangun fundamental ekonomi yang kuat,” katanya.
Menurutnya, fundamental yang sehat akan memberikan alasan bagi investor untuk bertahan dan memperbesar investasinya di Indonesia.