Salah satu warga yang merasakan manfaat besar dari program tersebut adalah Mama Maria. Ibu rumah tangga ini mengaku kehidupan keluarganya berubah sejak listrik mulai masuk ke dusunnya.
Petugas PLN melakukan edukasi kelistrikan kepada salah satu warga yang menerima penyambungan listrik program Listrik Desa PLN di Dusun Noemuke, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur
Baca Juga:
PLN Salurkan 2.122 Hewan Kurban untuk Lebih dari 206 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
“Kalau dulu malam langsung gelap, anak-anak cepat tidur. Sekarang lampunya terang, mereka bisa duduk belajar lebih lama di meja. PR sekolah jadi selesai, mata juga tidak perih kena asap lagi. Kami sekeluarga senang sekali,” tuturnya.
Menurut Mama Maria, listrik bukan sekadar menghadirkan cahaya di dalam rumah. Lebih dari itu, listrik memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk belajar dengan nyaman, meningkatkan prestasi pendidikan, dan mengejar cita-cita mereka di masa depan.
Perubahan positif juga mulai dirasakan oleh pelaku usaha kecil di dusun tersebut. Yohanes, pemilik warung kelontong, melihat hadirnya listrik sebagai peluang baru untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Baca Juga:
Pemulihan Kelistrikan Sumatra Rampung, PLN Normalkan 176 Gardu Induk
“Dulu jualan terbatas, barang cepat basi karena tidak ada pendingin. Sekarang ada listrik, saya mau coba beli kulkas kecil. Jadi bisa jual es batu sama minuman dingin untuk warga di dusun. Harapannya ada tambahan penghasilan,” ujarnya.
Kehadiran listrik memungkinkan pelaku usaha seperti Yohanes memperluas jenis barang dagangan yang dijual.
Dengan adanya fasilitas pendingin, produk yang sebelumnya sulit disimpan kini dapat dipasarkan, sehingga membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat setempat.