Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi atas beroperasinya jaringan listrik di Dusun Noemuke.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah TTS menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
Baca Juga:
PLN Salurkan 2.122 Hewan Kurban untuk Lebih dari 206 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
Petugas PLN melakukan penyambungan listrik tegangan rendah agar dapat melistriki rumah rumah masyarakat di Dusun Noemuke.
“Kami memahami setiap wilayah di Timor Tengah Selatan memiliki tantangan geografis yang berbeda. Pembangunan listrik dilakukan bertahap sesuai kemampuan teknis dan alokasi anggaran. Kami berharap listrik di Noemuke ini bisa membantu anak-anak belajar lebih baik dan warga mulai mengembangkan usaha kecil di rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa setiap rumah yang berhasil memperoleh akses listrik memiliki cerita perjuangan dan harapan tersendiri.
Baca Juga:
Pemulihan Kelistrikan Sumatra Rampung, PLN Normalkan 176 Gardu Induk
Oleh karena itu, upaya pemerintah bersama PLN untuk memperluas akses kelistrikan tidak hanya berfokus pada pembangunan jaringan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai badan usaha milik negara yang diberi amanah menyediakan energi listrik, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan akses listrik hingga ke pelosok negeri. Hadirnya listrik menjadi fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. Karena itu, PLN terus berkomitmen agar tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kegelapan,” jelas Darmawan.
PLN menilai keberhasilan menghadirkan listrik ke Noemuke merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat yang turut mendukung proses pembangunan infrastruktur kelistrikan.