WAHANANEWS.CO, Jakarta - Polemik pengadaan ribuan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap kemungkinan anggaran tersebut telah diajukan sebelum dirinya menjabat.
Di tengah sorotan publik yang terus menguat, Purbaya menyebut proses awal pengajuan anggaran itu bukan sepenuhnya berada dalam kendalinya karena terjadi sebelum ia resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan pada Senin (8/9/2025).
Baca Juga:
Viral Susu MBG Dijual Bebas, Ultrajaya Lakukan Penelusuran
"Mungkin juga sudah diajukan sebelum saya jadi menteri, jadi saya nggak tahu," katanya kepada awak media dikutip pada Kamis (9/4/2026).
Pengakuan tersebut memperlihatkan bahwa polemik ini tidak hanya menyangkut besaran anggaran, tetapi juga menyingkap persoalan koordinasi dan alur pengambilan keputusan dalam birokrasi pemerintahan.
Purbaya bahkan mengindikasikan adanya celah komunikasi internal yang membuat sebagian anggaran tetap berjalan meskipun menurutnya sempat tidak disetujui.
Baca Juga:
Gegara Geopolitik Global, Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Dalam Seminggu
"Tahun lalu itu ada miskomunikasi kali dari anak buah saya ke saya, seingat saya, saya tanya sudah ditolak. Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos," tegasnya.
Ia mengakui dirinya merasa “kecolongan” atas realisasi sebagian anggaran tersebut, yang menurutnya terjadi akibat ketidaksinkronan informasi di internal kementerian.
Meski begitu, Purbaya memastikan kejadian serupa tidak akan terulang dan menegaskan bahwa untuk tahun anggaran berjalan tidak ada lagi pembelian motor listrik maupun belanja sejenis yang tidak berkaitan langsung dengan prioritas utama pemerintah.