Purbaya menjelaskan dirinya telah menjelaskan langsung kepada jajaran pimpinan Bea Cukai mengenai langkah ini.
"Bea Cukai itu sudah diputuskan dibubarin di rapat terbatas. Saya justru ngegebuk anda (Bea Cukai) ini supaya anda bisa memperbaiki diri supaya enggak dibubarin. Saya bisa ngerayu Presiden setahun," ucapnya.
Baca Juga:
Kematian Winda Lorenza Jadi Sorotan, Ada Luka Tembak Tempel hingga Riwayat Pemeriksaan KPK
Dalam proses pembenahan, Purbaya mengaku masih menemukan dugaan pelanggaran mulai dari praktik under invoicing hingga impor ilegal.
Ia menyebut dugaan pelanggaran serupa juga masih dipantau di lingkungan Bea Cukai Jakarta meski telah dilakukan perombakan pejabat.
"Sekarang yang Jakarta pun seperti itu sama, padahal pejabatnya baru. Ada yang monitor bahwa itu masih melakukan hal yang ini. Kita monitor terus. Udah kita obrak-abrik pun masih seperti itu. Yang jelas, nggak lama lagi kita tangkap," ujar Purbaya.
Baca Juga:
Dakwaan Dinilai Tak Jelas, Terdakwa Gratifikasi Rp7,6 Miliar Ajukan Eksepsi
Purbaya mengatakan juga telah mengganti seluruh pejabat eselon II di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai bagian dari upaya pembenahan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.