Investigasi mengenai kebocoran pipa gas Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 telah diluncurkan.
Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen berjanji akan memberikan tanggapan sekuat mungkin jika serangan itu terbukti disengaja.
Baca Juga:
Jurnalis AS Yakini Joe Biden Instruksikan Sabotase Pipa Nord Stream
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov membantah tuduhan sabotase dengan menyebutnya tidak masuk akal.
Peskov menuturkan, dia sangat prihatin tentang kebocoran. Dia menambahkan bahwa kemungkinan serangan yang disengaja tidak dapat dikesampingkan.
Setelah dugaan sabotase terhadap pipa gas itu, Norwegia memutuskan untuk mengerahkan militernya guna melindungi infrastruktur penting.
Baca Juga:
Pipa Gas Rusia Nord Stream Alami Kebocoran di 4 Titik
Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Stoere mengatakan dalam konferensi pers bahwa militer akan lebih banyak terlihat di instalasi minyak dan gas.
Stoere mengatakan, setiap serangan akan ditangani bersama-sama dengan sekutu.
Angkatan Laut Norwegia juga akan dikerahkan untuk melindungi instalasi lepas pantai, sementara polisi dapat meningkatkan kehadiran di fasilitas darat.