WAHANANEWS.CO, Jakarta - Gempuran Iran di medan konflik mengejutkan dunia setelah sederet alutsista mahal milik Amerika Serikat dilaporkan berguguran dengan kerugian fantastis.
Mengutip laporan The Wall Street Journal, Kamis (26/3/2026), sejumlah aset militer canggih Amerika Serikat yang bernilai miliaran dolar mengalami kerusakan serius akibat serangan rudal dan drone Iran.
Baca Juga:
Sudah Jadi Tersangka, Samin Tan Tetap Dikejar Denda Rp4,2 Triliun
Kerugian tersebut diperkirakan mencapai angka yang sangat besar, mencerminkan intensitas konflik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah.
“Kerugian akibat properti militer AS yang rusak diperkirakan mencapai 1,4 miliar dollar AS hingga 2,9 miliar dollar AS,” ujar Elaine McCusker, mantan pejabat Pentagon.
Sejumlah pesawat tempur menjadi bagian dari kerugian besar yang dialami Amerika Serikat dalam konflik tersebut.
Baca Juga:
Hanya Pekerja Kreatif, Amsal Sitepu Bantah Tuduhan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo
Tiga unit F-15E Strike Eagle dilaporkan jatuh setelah secara tidak sengaja ditembak oleh jet F/A-18 milik Kuwait pada Sabtu (1/3/2026), meskipun seluruh awak berhasil menyelamatkan diri.
Nilai satu unit F-15 model terbaru diperkirakan mencapai sekitar 100 juta dollar AS atau setara Rp 1,6 triliun.
Selain itu, satu unit jet tempur siluman F-35A Lightning II juga mengalami pendaratan darurat pada Rabu (19/3/2026), dengan Iran mengklaim telah menembak pesawat tersebut dan kondisi pilot dilaporkan stabil.