Serangan Iran juga menyasar sistem pertahanan penting milik Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan Timur Tengah.
Salah satu target adalah radar AN/TPY-2 yang merupakan bagian dari sistem pertahanan rudal THAAD di Yordania, dengan nilai mencapai sedikitnya 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 5 triliun.
Baca Juga:
Sejumlah Program Prioritas Pemkab Karawang Tahun 2026 Belum Terealisasi, Pemkab Sebut Masih Tahap Proses dan Penyesuaian Anggaran
Selain itu, radar peringatan dini AN/FPS-132 di Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar, turut mengalami kerusakan akibat serangan, dengan nilai mencapai sekitar 1 miliar dollar AS atau setara Rp 16,9 triliun.
Iran juga menyerang berbagai sistem radar, komunikasi, dan pertahanan udara di sejumlah negara kawasan Teluk seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Arab Saudi.
Di tengah konflik yang terus memanas, kapal induk USS Gerald R Ford juga mengalami insiden kebakaran yang menambah daftar kerugian militer Amerika Serikat.
Baca Juga:
Hinca Pandjaitan: Cintailah Rakyatmu Sepenuh Hati
Kebakaran terjadi pada Rabu (12/3/2026) yang diduga bermula dari ruang laundry utama dan menyebar ke beberapa bagian kapal, termasuk area tempat tidur awak.
Saat ini kapal induk tersebut berada di Pelabuhan Souda Bay, Yunani, untuk menjalani proses perbaikan lebih lanjut.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.