Hal itu juga yang terus menjadi pokok pertikaian sejak kemerdekaan Kuwait pada tahun 1961.
Selain konflik di perbatasan, Irak juga menuduh Kuwait membanjiri pasar dengan minyak sehingga membuat harga minyak mentah dunia anjlok.
Baca Juga:
Irak Layangkan Nota Protes ke PBB Atas Pelanggaran Udara oleh Pesawat Israel
Upaya Liga Arab dan Arab Saudi untuk menengahi penyelesaian krisis menjumpai kegagalan dan pembicaraan ditunda pada 1 Agustus 1990.
Hari Berdarah di Kuwait City
Baca Juga:
Kelompok Proksi Iran Serang Israel, Bom Target Penting
Meskipun masih berlangsung upaya melalui komunikasi, keesokan harinya pada tanggal 2 Agustus 1990 pasukan Irak langsung menyerang.
"Pasukan Irak pada jam 2 pagi waktu setempat mulai melanggar wilayah perbatasan utara kami, memasuki wilayah Kuwait dan menduduki posisi di Kuwait," demikian siaran berita oleh Radio Kuwait yang didokumentasikan dalam buletin beritanya.
Berita radio ini diiringi latar belakang suara musik patriotik dan seruan kepada warga Kuwait supaya "mempertahankan tanah, gurun dan bukit pasir mereka.”