Selain
itu, membayar konten yang muncul di snippet
atau tautan di Google Search akan
merusak sistem kerja web.
Alhasil,
Google meminta legislatif Australia
merevisi undang-undang tersebut agar lebih jelas dan tidak terlalu luas
konteksnya.
Baca Juga:
Google Tegaskan Tak Jual Chromebook, Klaim Hanya Penyedia Lisensi di Tengah Kasus Nadiem
Permintaan
tersebut akhirnya dituruti legislator Australia.
Setelah
direvisi, Google akhirnya tunduk
terhadap News Media Bergaining Code Law,
dan sepakat membayar ke perusahaan media milik Rupert Murdoch, News Corporation.
News Corporation menaungi beberapa perusahaan media
internasional ternama yang beroperasi di AS dan Australia, seperti The Sun, The Times, Wall Street
Journal, dan The Australian.
Baca Juga:
Labuhanbatu Jadi Daerah Pertama di Sumatra Bekerja Sama dengan Google Indonesia-Singapura
Tidak
disebutkan berapa nilainya. Tapi, dari laporan Guardian,
News Corporation menerima
"pembayaran yang siginifikan".
Kerja
sama ini mencakup program Google News
Showcase yang berlangsung selama tiga tahun ke depan.
Google News Showcase adalah program untuk membantu
organisasi berita menerbitkan dan mempromosikan berita mereka secara online.