Bennett dikenal sebagai mantan pengusaha teknologi sukses yang menjual perusahaan rintisannya senilai 145 juta dolar AS pada 2005.
Latar belakang militernya sebagai perwira komando juga membuatnya memiliki basis dukungan yang kuat, terutama di kalangan generasi muda.
Baca Juga:
Israel Kembali Hantam Jalur Gaza, Bocah 14 Tahun Tewas Kena Rudal
Sementara itu, Lapid memiliki latar belakang sebagai jurnalis televisi sebelum memasuki dunia politik pada 2012.
Ia mendirikan partai Yesh Atid yang kini menjadi salah satu kekuatan utama di parlemen Israel.
Lapid juga sempat menjabat sebagai perdana menteri sementara pada 2022.
Baca Juga:
Gencatan Senjata Dilanggar, Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 14 Orang
Dalam perkembangan terbaru, Bennett disebut sebagai kandidat paling kuat untuk menantang Netanyahu dalam pemilu mendatang berdasarkan hasil jajak pendapat.
Ia juga mengajak tokoh sentris Gadi Eisenkot untuk bergabung memperkuat koalisi.
Di sisi lain, Netanyahu tetap bersiap memimpin partai Likud dalam pemilu mendatang meski menghadapi tantangan serius.