Sikap ini konsisten dengan kebijakannya sejak masa jabatan pertama, ketika ia membatalkan beberapa perjanjian senjata dengan Rusia dan mendorong keterlibatan Beijing, meski belum membuahkan hasil.
Kaitan dengan perang Rusia–Ukraina
Baca Juga:
Mengenal Tahapan Ledakan Bom Nuklir dan Dampak Mematikannya
Ketika Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 2022, hubungan Moskow dan Washington memburuk, meski awalnya New START tidak terdampak.
Namun enam bulan kemudian, Rusia melarang inspeksi AS di fasilitas militernya.
Pada 2023, Moskow secara resmi menangguhkan partisipasinya dalam New START dengan alasan dukungan AS terhadap Ukraina, meskipun tetap mematuhi batas jumlah senjata yang ditetapkan.
Baca Juga:
Pesawat C-17 Bawa Bom Nuklir ke Lakenheath, NATO Perkuat Postur Hadapi Rusia
Dalam konteks sejarah, perjanjian START I juga memiliki kaitan erat dengan Ukraina. Ukraina kala itu diwajibkan menyerahkan hulu ledak nuklir peninggalan Uni Soviet kepada Rusia, dengan imbalan jaminan keamanan dari Rusia, AS, dan Inggris.
Peran China dalam dinamika nuklir global
Saat perjanjian START pertama kali disusun, AS dan Rusia masih menjadi dua kekuatan nuklir dominan.